Kamis, 16 Mei 2013

Penipuan Bermodus Anak Kecelakaan di Sekolah

Kemarin saya mendapat surat pemberitahuan dari sekolah Mas Raihan. Isinya tentang penipuan bermodus kecelakaan anak di sekolah.

Beberapa bulan yang lalu, saya pernah mendapat surat pemberitahuan serupa. Namun isinya tidak sedetail surat yang saya terima kemarin.

Berikut kutipan surat pemberitahuan tersebut:



Beberapa waktu terakhir kami sering mendapat informasi terjadi kasus penipuan yang mengatasnamakan sekolah.

Salah satu bentuk penipuan yaitu pelaku yang beridentitas di bawah ini:

Nomor telepon: 0815 1778 3410 atau 0857 8076 2384

Nomor rekening: 0289159379, BNI an. DR. Herianto

Nomor tersebut merupakan JARINGAN PENIPUAN yang menggunakan MODUS KECELAKAAN SISWA DI SEKOLAH:

1. Penipu yang mengaku sebagai Guru SDIT Al Uswah menghubungi rumah orangtua dan mengatakan siswa sedang mengalami kecelakaan di sekolah.

2. Penipu meminta untuk mentransfer sejumlah uang dan mengatakan si anak sedang kritis perjalanan menuju UGD, orangtua hanya punya waktu 15 menit utk mentransfer sejumlah uang (pengalaman dari seorang korban yaitu sejumlah Rp 19 juta).

3. Kesadaran anak semakin menurun sehingga harus transfer segera untuk menyewa alat picu jantung, dsb.

4. Ketika menelepon diiringi background suara ambulance dsb, untuk membuat orangtua panik.

5. Akses ke beberapa nomor penting diblokir.

Apabila Anda mengalami hal di atas:

1. Mohon jangan panik dan pastikan mendapat info resmi dari sekolah (biasanya jika ada kecelakaan, guru akan menelepon menggunakan nomor sekolah atau nomor pribadi yang sebelumnya telah Bpk/Ibu kenal).

2. Menanyakan dulu ke sekolah dengan menelepon wali kelas atau nomor sekolah.

3. Jika akses masuk ke nomor penting sekolah semuanya terblokir, pastikan Bapak/Ibu datang langsung ke sekolah sebelum mentransfer uang yang diminta.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan, atas kerjasamanya kami sampaikan terima kasih.

Wassalaam ....

Mengetahui

Kepala SDIT Al Uswah

Mochammad Edris Effendi, ST

Penipuan bermodus anak kecelakaan di sekolah mungkin adalah modus lama. Trik penipuan yang basi bagi sebagian orang. Tapi kenyataannya, masih saja ada orangtua yang tertipu meskipun sudah diperingatkan sebelumnya oleh sekolah.

Itu disebabkan jaringan penipu ini memang cerdik, licik, dan pantang menyerah. Mereka terus melakukan perbaikan "sistem kerja". Segala cara mereka lakukan untuk membuat calon-calon korbannya yakin, seperti membuat background suara ambulance dan memblokir akses ke nomor-nomor telepon penting (yang ini caranya gimana ya, ada yang tahu nggak? :))

Para orangtua, berhati-hatilah, mungkin saja jaringan penipu ini akan merambah ke sekolah-sekolah lain. Jangan sampai kita menjadi korban berikutnya!

Meskipun penipuan bermodus anak kecelakaan di sekolah ini basi bagi sebagian orang, kita harus tetap waspada dan sebisa mungkin membantu menyebarkan info ini. Karena kenyataannya, masih banyak yang belum tahu dan berpotensi menjadi calon korban berikutnya.

1 komentar:

  1. Betul mba, basi namun masih bisa berulang..buktinya saya juga mengalaminya beberapa hari yang lalu.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...