Senin, 22 Juni 2015

BERPIKIR KECIL VS BERPIKIR BESAR ALA PIE SURAMADU

Kata pakar bisnis, kalau mau jadi pebisnis sukses haruslah berpikir besar. Tapi saya tidak. Saya mengawalinya dengan “berpikir kecil”.

Kali pertama mencoba menawarkan pie susu ke sebuah kantin sekolah dengan harga Rp 2000. Ditanggapi dingin dengan pertanyaan, “Gak bisa 1500-an? Lalu lanjutnya, “Cuma begini saja? Kok gak ada buahnya kayak yang dijual di pasar anu itu…”

Waktu itu tidak banyak yang tahu soal pie susu.

Jumat, 13 Februari 2015

Nikmatya Sholat dan Puasa

Sebuah bingkisan datang di jelang penghujung Oktober 2014 kemarin. Isinya sebuah buku cantik berjudul "Nikmatnya Shalat dan Puasa: Kumpulan Kisah Penyemangat Anak-anak Agar Rajin Shalat dan Puasa." Pengirimnya adalah sahabat saya, Ami Susiani yang notabene adalah penulis buku tersebut. Buku yang ditulisnya duet bersama Mbak Nurul Asmayani.

Buku dengan warna cover dominan hijau tosca itu merupakan seri dongeng anak Islam, diterbitkan oleh Dar! Mizan. Berisi kumpulan cernak (cerpen anak) dengan topik terkait sholat dan puasa. Keseluruhannya ada 28 cerita fiksi.

OVEN

Kemudahan dari Allah, kadang saya jadikan patokan untuk "menerawang" apakah Dia ridho dengan apa yang saya lakukan.Waktu baru pindah ke Surabaya, saya kangen baking. Padahal, sudah tidak punya oven. Saya lantas berusaha meminjam ke tante saya. Ternyata, bukan hanya dipinjami. Oven tangkring (otang) jadul itu dihadiahkannya kepada saya.

Ketika mulai bergiat menjadikan baking sebagai sumber mata pencaharian, otang jadul itu luar biasa manfaatnya.Saat omzet semakin naik, satu otang jauh dari cukup. Tanpa saya minta, seorang teman menawari meminjamkan otangnya.

Rabu, 07 Januari 2015

Pesawat

Sumber gambar: bandaraonline.com
Waktu aku kecil, aku pernah beberapa kali diajak ayahku ke kantornya. Ruangannya sangat sejuk. Ada beberapa orang di dalamnya, masing-masing berhadapan dengan sebuah layar monitor. Detailnya, aku sudah lupa. Namun di layar itu ada lingkaran-lingkaran, ada titik-titik. Titik-titik itu, kata ayahku, adalah pesawat yang keberadaannya tertangkap oleh radar bandara.

Selasa, 02 Desember 2014

Semakin Cepat

Kadang aku berpikir. Alangkah cepat waktu berputar. Ia berjalan lambat saat aku masih kecil. Mulai berjalan cepat saat aku menapak remaja. Dan mulai berlari saat aku dewasa. Cepat, dan semakin cepat. Jauh, jauh berlari. Hingga tak terasa, hampir 35 tahun usiaku. Jika 35 tahun itu diibaratkan 1 episode, maka episode kedua akan berakhir di usia 70 tahun. Masalahnya, akankah episode kedua sepanjang itu (35 tahun). Jika ternyata lebih singkat daripada 35 tahun, itu berarti saat ini lebih dari separuh jatah usiaku telah terpakai. Semakin dekat ke liang kubur. Semakin dekat saat pertanggungjawaban. :-(

(Status Facebook, 24 November 2014, 10.43)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...